Doa sebelum tidur

Sebelum tidur berwudhu terlebih dahulu, kemudian ketika sudah berbaring baca doa berikut ini,

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

Allaahumma aslamtu nafsii ilaika, wa wajjahtu wajhii ilaika, wa fawwadhtu amrii ilaika, wa alja'tu zhohrii ilaika, roghbatan wa rohbatan ilaika, laa malja-a wa laa manjaa minka illaa ilaika, aamantu bikitaabika-lladzii anzalta, wa binabiyyika-lladzi arsalta.

“Ya Allah, aku serahkan jiwaku kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu(3), aku serahkan urusanku kepada-Mu(4), aku sandarkan punggungku kepada-Mu(5), karena mengharapkan (pahala-Mu) dan takut (adzab-Mu)(6). Tiada tempat bersandar dan menyelamatkan diri dari (hukuman)-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada Kitab-Mu yang Engkau turunkan, dan kepada Nabi-Mu yang Engkau utus.” (7)

Referensi

(3) Yang dimaksud dengan jiwa dan wajah di sini adalah dzat secara keseluruhan, artinya aku menjadikan jasadku untuk taat terhadap hukum-Mu dan tunduk kepada-Mu. (lihat: Syarhul Mashobiih Libnil Malak 3/168)

(4) Yaitu: aku kembalikan seluruh perkaraku kepada hukum-hukum-Mu (lihat: At-Taisiir bi Syarhi Al-Jami’ Ash-Shoghir 1/214)

(5) Maksudnya menyandarkan dirinya kepada penjagaan Allah subhanahu wa ta'ala, karena tidak ada tempat bersandar yang lebih kuat dari penjagaan Allah subhanahu wa ta'ala. (lihat: Dalil Al-Falihin liThuruq Riyadhus Shalihin 2/279)

(6) Artinya: mengharapkan pemberian-Mu dan mengharapkan pahala-Mu dan juga takut dari amarah-Mu dan hukuman-Mu. (lihat: Fathul Bary libni Hajar 11/111)

(7) HR. Bukhory no. 6315 dan Muslim no. 2710

Dan disebutkan dalam hadits ini bahwa orang yang membaca doa ini lalu meninggal maka dia meninggal di atas fitrah Islam yaitu meninggal di atas keimanan yang Allah subhanahu wa ta'ala fitrahkan kepada hamba-hambanya (lihat: : Dalil Al-Falihin liThuruq Riyadhus Shalihin 2/280