اَللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
Allaahumma qinii 'adzaabaka yauma tab'atsu 'ibaadak.
“Ya Allah, jauhkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu.” (15)
(15)HR. Ahmad no. 4226. Hadits ini dishohihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth
Al-Mubarokfury berkata: dalam doa ini menunjukkan bahwa orang yang berakal hendaknya menjadikan tidurnya sebagai wasilah untuk mengingat kematian dan hari kebangkitan yang terjadi setelah kematian. (lihat: Mir’atul Mafaatiih Syarhu Misykaatil Mashoobiih 8/143)