﴿١﴾وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ ﴿٢﴾اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ﴿٣﴾اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ
1.Wajnubni wabaniyya an na’budal ashnaam 2.“Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astagh-firuka limaa laa a'lam.” 3.“Allaahumma innaa na'uudzu bika min an nusyrika bika syai-an na'lamuhu, wa nastagh-firuka limaa laa na'lam.”
“Dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala”(QS Ibrahim 35) “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahuinya, dan aku memohon ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.”(88) “Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu (makhluk) sedangkan kami mengetahuinya, dan kami memohon ampun kepada-Mu (dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu makhluk) karena kami tidak mengetahuinya.”(89)
(88) H.R. Bukhari no. 716 di dalam Adab Al-Mufrad dan dishahihkan oleh Al-Albani
(89) H.R. Ahmad no. 19606 dan dinyatakan hasan lighairihi oleh Al-Albani di dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib no. 36