﴿١﴾رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ ﴿٢﴾رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ ﴿٣﴾رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
1.Robbi najjinii minal qoumizh-zhoolimiin. 2.Robbin-shurnii 'alal qoumil mufsidiin. 3. Robbanaa laa taj'alnaa fitnatan lilqoumizh-zhoolimiin, wa najjinaa birohmatika minal qoumil kaafiriin.
Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan. (Al Ankabut [29]: 30). Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim. (Al Qashash [28]: 21). “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim. Dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir”. (Yunus [10]: 85-86). (95)
1. Doa Nabi Musa
2. Doa Nai Nuh
(95) Ini adalah doa kaumnya Nabi Musa ‘alaihis salam, ketika Nabi Musa memerintahkan kepada kaumnya untuk bertawakkal kepada Allah subhanahu wa ta'ala jika mereka benar-benar beriman maka kaumnya pun mengucapkan doa ini.
Al-Qurthuby menjelaskan maksud dari doa mereka “janganlah Engkau jadikan kami fitnah bagi kaum yang'zalim” adalah jangan engkau menangkan mereka atas kami, sehingga hal tersebut bisa menjadi fitnah bagi agama kami, atau maksudnya jangan kau menguji kami dengan mengazab kami melalui tangan-tangan mereka. (lihat: Tafsir Al-Qurthuby 8/370)])