Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu)
sebagaimana yang diriwayatkan oleh shahabat uqbah ibn ‘amir عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، أَنَّهُ قَالَ: " أَمَرَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ بِالْمُعَوِّذَاتِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ " dari uqbah ibn ‘amir bahwasanya rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkanku untuk membaca mu’awwidzaat (al ikhlas, al falaq, dan an nas) setiap selesai sholat. ([() HR. Ahmad Dalam Musnadnya 28/634 No. 1741.])
sebagaimana yang diriwayatkan oleh shahabat uqbah ibn ‘amir
عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، أَنَّهُ قَالَ: " أَمَرَنِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ بِالْمُعَوِّذَاتِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ "
dari uqbah ibn ‘amir bahwasanya rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkanku untuk membaca mu’awwidzaat (al ikhlas, al falaq, dan an nas) setiap selesai sholat. ([() HR. Ahmad Dalam Musnadnya 28/634 No. 1741.])